SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PADA BANK SYARIAH DAN PEMILIHAN TEMPAT KERJA

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PADA BANK SYARIAH

Perkembangan dunia perbankan di Indonesia sekarang cukup kompetitif,masing-masing bank ingin memberikan layanan yang terbaik,ada pula kebutuhan konsumen terhadap produk jasa perbankan yang bersifat syariah.

Bank Syariah adalah Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. (UU No. 10 tahun 1998 tentang Perubahan UU No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan). Bank syariah harus dapat menampilkan hal-hal yang berbeda dan menarik untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Manajemen yang baik, akan menghasilkan keputusan jangka panjang yang dapat menambah umur suatu perusahaan. Untuk itu dikembangkan sebuah sistem yang dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan perusahaan atau biasa disebut Sistem Penunjang Keputusan (SPK). SPK di bank disesuaikan dengan fungsinya. Fungsi-fungsi tersebut dapat digambarkan dalam struktur organisasi bank. Contoh struktur organisasi sebuah bank adalah sebagai berikut (contoh struktur organisasi bank Syariah Mandiri):

Struktur organisasi tergantung pada besar-kecilnya bank (bank size), keragaman layanan yang ditawarkan, keahlian personilnya dan peraturan-peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Tidak ada acuan baku bagi penyusunan struktur organisasi bagi bank dalam segala situasi kebutuhan operasinya. Bank mengorganisasikan fungsi-fungsinya untuk melayani nasabahnya atau menempatkan karyawan yang ada atau karyawan baru sesuai dengan bakat dan kemampuannyanya. Struktur organisasi setiap bank berikut tanggung jawab dan wewenang para pejabatnya bervariasi satu sama lain. Oleh karena itu struktur organisasi mencerminkan pandangan manajemen tentang cara yang paling efektive untuk mengoperasikan bank.

Sejalan dengan perkembangannya fungsi-sungsi tersebut dapat dibagi-bagi lagi dalam beberapa kegiatan. Dalam perbankan syariah, fungsi pembiayaan dapat dibagi dalam pembiayaan piutang (debt financing) berdasarkan prinsip jual-beli (murabahah, salam atau istishna), atau sewa-beli (ijarah), pembiayaan modal (equity financing) berdasarkan prinsip mudharabah (trustee financing) atau musyarakah (jount venture profit sharing). Fungsi operasi dapat dibagi dalam tellers, pembukaan rekening (opening new account), penerimaan simpanan (deposit), pemrosesan simpanan (deposit) dan layanan yang berkaitan dengan simpanan (deposit related services) seperti pemindah – bukuan, pengiriman uang (money transfer), inkaso (collections), pembayaran tagihan (bill paying) dan lain, komputer service dan akuntansi, personalia dan sundries.

Kegiatan usaha bank syariah antara lain:
Mudharabah, pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil

  1. Musyarakah, pembiayaan berdasarkan prinsip usaha patungan
  2. Murabahah, jual beli barang dengan memperoleh keuntungan
  3. Ijarah, pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa.

Prinsip Operasi Bank Syariah
Bank Syariah menganut prinsip-prinsip sebagai berikut:

  1. Prinsip Keadilan Prinsip ini tercermin dari penerapan imbalan atas dasar bagi hasil dan pengambilan margin keuntungan yang disepakati bersama antara Bank dan Nasabah
  2. Prinsip Kemitraan Bank Syariah menempatkan nasabah penyimpanan dana, nasabah pengguna dana, maupun Bank pada kedudukan yang sama dan sederajat dengan mitra usaha. Hal ini tercermin dalam hak, kewajiban, resiko dan keuntungan yang berimbang di antara nasabah penyimpan dana, nasabah pengguna dana maupun Bank. Dalam hal ini bank berfungsi sebagai intermediary institution lewat skim-skim pembiayaan yang dimilikinya
  3. Prinsip Keterbukaan Melalui laporan keuangan bank yang terbuka secara berkesinambungan, nasabah dapat mengetahui tingkat keamanan dana dan kualitas manajemen bank UniversalitasBank dalam mendukung operasionalnya tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan agama dalam masyarakat dengan prinsip Islam sebagai rahmatan lil’alamiin.

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

SPK yang akan dibahas disini lebih dilihat dari produk-produk bank. Secara umum bank syariah mempunyai produk-produk sebagai berikut:
– Penghimpunan dana, seperti tabungan, giro, deposito.
– Pembiayaan/kredit, misalnya kredit pemilikan rumah, kredit usaha, kredit consumer.
– Jasa layanan lainnya, seperti transfer, inkaso, bank garansi.

Di setiap jenis produk bank tersebut memerlukan keputusan-keputusan yang harus diambil, misalnya:
– Pada produk penghimpunan dana, memutuskan berapa persen tingkat bagi hasil keuntungan  yang sesuai dengan prinsip syariahtabungan, giro dan deposito, jangka waktu pembayaran, dan sebagainya.
– Pada produk pembiayaan, memutuskan tingkat pinjaman di tiap-tiap jenis kredit, kelayakan suatu pengajuan kredit diterima atau ditolak dan berapa jumlah kredit yang diterima.
– Pada produk jasa layanan lainnya, memutuskan besarnya tarif transfer, memutuskan diterima atau tidak bank garansi dan besarnya.

Untuk mengatasi hal-hal tersebut yaitu keputusan untuk layak atau tidak nasabah mendapat pembiayaan , digunakan sebuah sistem penunjang keputusan. Pemrosesan data dilakukan secara komputerisasi, sehingga lebih efisien. Beberapa data yang harus diproses antara lain:

– Data debitur, meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, penghasilan dan pengeluaran perbulan, kreditabilitas, referensi, angsuran lain, tanggungan.
– Data jaminan yang diagunkan, meliputi sertifikat, lokasi, dan harga.
– Prosedur dan dokumen-dokumen berdasar pekerjaannya, misalkan SK pengangkatan PNS, pegawai BUMN
– Kekayaan dan hubungan bank, misalnya jumlah tabungan dan deposito

Semua data-data di atas diinputkan, dan sistem akan melakukan penilaian setiap point data, kemudian akan memberikan hasilnya dalam bentuk angka. Misalkan dari 10 % sampai 100 %

SPK pemilihan tempat kerja

Memilih tempat kerja sehabis lulus kuliah s1 merupakan suatu yang sangan penting,karena untuk itulah saya akan mulai memasuki dunia yang ’sebenarnya’ , dengan berbekal ilmu yang saya dapat ketika duduk dibangku kuliah.saya mulai mencoba memikirkan pekerjaan apa yang cocok dan sesuai dengan saya yang belum berpengalaman ini.beberapa faktor yang saya pertimbangkan :

1 latar belakang perusahaan

2 sistem kontrak

3 lokasi

4 salary

5 fasilitas

Dari faktor-faktor tersebut saya memberikan nilai kuantitatif :

1 latar belakang perusahaan :

– lembaga pemerintahan : 70-75

– swasta nasional : 60 – 80

– swasta multinasional : 70-85

– BUMN : 70-90

– yayasan non profit : 50-60

– Bank negri : 70-80

– Bank Swasta : 65-75

2 sistem kontrak :

– 3 bulan awal : 60

– 6 bulan : 65

– 1 tahun :70

– tetap : 75

3 lokasi :

– Jakarta : 70

– Bekasi : 75

– luar kota/daerah : 65

4 Salary :

– 1 jt – 2 jt : 60-65

– 2jt – 3 jt : 65-75

– 3jt <      : 75

5 fasilitas :

– transport : 65

– makan : + 10

– THR : + 5

– Rumah sakit + 5

Dari penilaian di atas saya dapat menjumlahkan per faktor dengan prakiraan nilai 175-250,dengan nilai tertinggi maka saya dapat lebih mempertimbangkan tempat kerja yang relevan untuk saya.

Saham Syariah (alternatif investasi umat muslim)

Latar belakang

Beragam produk dan layanan yang ditawarkan Ekonomi Islam telah meningkatkan gairah masyarakat serta pelaku usaha dan bisnis untuk memanfaatkan tawaran tersebut. Salah satunya adalah investasi syariah yang telah diakomodasi oleh pasar modal – sebagai salah satu instrumen berinvestasi – dalam bentuk indeks saham sesuai dengan prinsip syariah.
Jakarta Islamic Index atau biasa disebut JII adalah salah satu index saham yang ada di Indonesia yang menghitung index harga rata-rata saham untuk jenis saham-saham yang memenuhi kriteria syariah. Pembentukan JII tidak lepas dari kerja sama antara Pasar Modal Indonesia (dalam hal ini PT Bursa Efek Jakarta) dengan PT Danareksa Invesment Management (PT DIM). JII telah dikembangkan sejak tanggal 3 Juli 2000. Pembentukan instrumen syariah ini untuk mendukung pembentukan Pasar Modal Syariah yang kemudian diluncurkan di Jakarta pada tanggal 14 Maret 2003. Mekanisme Pasar Modal Syariah meniru pola serupa di Malaysia yang digabungkan dengan bursa konvensional seperti Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Setiap periodenya, saham yang masuk JII berjumlah 30 (tiga puluh) saham yang memenuhi kriteria syariah. JII menggunakan hari dasar tanggal 1 Januari 1995 dengan nilai dasar 100.
Tujuan pembentukan JII adalah untuk meningkatkan kepercayaan investor untuk melakukan investasi pada saham berbasis syariah dan memberikan manfaat bagi pemodal dalam menjalankan syariah Islam untuk melakukan investasi di bursa efek. JII juga diharapkan dapat mendukung proses transparansi dan akuntabilitas saham berbasis syariah di Indonesia. JII menjadi jawaban atas keinginan investor yang ingin berinvestasi sesuai syariah. Dengan kata lain, JII menjadi pemandu bagi investor yang ingin menanamkan dananya secara syariah tanpa takut tercampur dengan dana ribawi. Selain itu, JII menjadi tolak ukur kinerja (benchmark) dalam memilih portofolio saham yang halal.

Prinsip-Prinsip Saham Syariah
Saham syariah adalah saham-saham yang memiliki karakteristik sesuai dengan syariah Islam atau yang lebih dikenal dengan syariah compliant . Terdapat beberapa pendekatan untuk menyeleksi suatu saham apakah bisa dikategorikan sebagai saham syariah atau tidak (Kurniawan,T,2008), yaitu:
• Pendekatan jual beli. Dalam pendekatan ini diasumsikan saham adalah asset dan dalam jual beli ada pertukaran asset ini dengan uang. Juga bisa dikategorikan sebagai sebuah kerja sama yang memakai prinsip bagi hasil (profit-loss sharing).
• Pendekatan aktivitas keuangan atau produksi. Dengan menggunakan pendekatan produksi ini, sebuah saham bisa diklaim sebagai saham yang halal ketika produksi dari barang dan jasa yang dilakukan oleh perusahaan bebas dari element-element yang haram yang secara explicit disebut di dalam Al-Quran seperti riba, judi, minuman yang memabukkan, zina, babi dan semua turunan-turunannya.
• Pendekatan pendapatan. Metode ini lebih melihat pada pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut. Ketika ada pendapatan yang diperoleh dari Bunga (interest) maka secara umum kita bisa mengatakan bahwa saham perusahaan tersebut tidak syariah karena masih ada unsur riba disana. Oleh karena itu seluruh pendapatan yang didapat oleh perusahaan harus terhindar dan bebas dari bunga atau interest.
• Pendekatan struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Dengan melihat ratio hutang terhadap modal atau yang lebih dikenal dengan debt/equity ratio. Dengan melihat ratio ini maka diketahui jumlah hutang yang digunakan untuk modal atas perusahaan ini. Semakin besar ratio ini semakin besar ketergantungan modal terhadap hutang. Akan tetapi untuk saat ini bagi perusahan agak sulit untuk membuat ratio ini nol, atau sama sekali tidak ada hutang atas modal. Oleh karena itu ada toleransi-toleransi atau batasan seberapa besar “Debt to Equity ratio“ ini. Dan masing masing syariah indeks di dunia berbeda dalam penetapan hal ini. Namun secara keseluruhan kurang dari 45% bisa diklaim sebagai perusahaan yang memiliki saham sariah.
Instrumen pasar modal syariah diperdagangkan di pasar perdana dan pasar sekunder. Prinsip dasar pasar perdana adalah (Harahap, 2001):
1. Semua efek harus berbasis pada harta atau transaksi riil.
2. Tidak boleh menerbitkan efek utang untuk membayar kembali utang (bay al dayn bi al dayn).
3. Dana atau hasil penjualan efek akan diterima oleh perusahaan.
4. Hasil investasi akan diterima pemodal (shohibul maal) yang merupakan fungsi dari manfaat yang diterima perusahaan dari dana atau harta hasil penjualan efek.
5. Tidak boleh memberikan jaminan hasil yang semata-mata merupakan fungsi dari waktu.
Sedangkan untuk pasar sekunder ada tambahan dari prinsip dasar pasar perdana:
1. Tidak boleh membeli efek berbasis trend (indeks).
2. Suatu efek dapat diperjualbelikan namun hasil (manfaat) yang diperoleh dari efek tersebut berupa kupon atau deviden tidak boleh diperjual belikan.
3. Tidak boleh melakukan suatu transaksi murabahah dengan menjadikan objek transaksi sebagai jaminan.

Adapun jenis instrumen pasar modal yang jelas diharamkan syariah adalah sebagai berikut:
1. Preferred Stock (saham istimewa)
Saham jenis ini diharamkan oleh ketentuan syariah karena terdapat dua karakteristik utama, yaitu:
a. Adanya keuntungan tetap (pre-determinant revenue). Hal ini menurut kalangan ulama dikategorikan sebagai riba.
b. Pemilik saham preferen mendapatkan hak istimewa terutama pada saat likuidasi. Hal ini mengandung unsur ketidakadilan.
2. Forward Contract Forward contract diharamkan karena segala bentuk jual beli utang (dayn bi dayn) tidak sesuai dengan syariah. Bentuk kontrak forward ini dilarang dalam Islam karena dianggap jual beli utang/piutang terdapat unsur ribawi, sedangkan terjadinya transaksi jual beli dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo.
3. Option
Option merupakan hak, yaitu untuk membeli dan menjual barang yang tidak disertai dengan underlying asset atau real asset. Transaksi option ini bersifat tidak ada (non exist) dan dinilai oleh kalangan ulama bahwa kontrak option ini termasuk future, yaitu mengandung unsur gharar (penipuan/spekulasi) dan maysir (judi).
Kriteria Pemilihan Saham yang Memenuhi Prinsip-prinsip Syariah
Berdasarkan arahan Dewan Syariah Nasional dan Peraturan Bapepam – LK Nomor IX.A.13 tentang Penerbitan Efek Syariah, jenis kegiatan utama suatu badan usaha yang dinilai tidak memenuhi syariah Islam adalah:
• Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang.
• Menyelenggarakan jasa keuangan yang menerapkan konsep ribawi, jual beli resiko yang mengandung gharar dan maysir.
• Memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan dan atau menyediakan :
• Barang dan atau jasa yang haram karena zatnya (haram li-dzatihi)
• Barang dan atau jasa yang haram bukan karena zatnya (haram li-ghairihi) yang ditetapkan oleh DSN-MUI, dan atau
• Barang dan atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat.
• Melakukan investasi pada perusahaan yang pada saat transaksi tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya, kecuali investasi tersebut dinyatakan kesyariahannya oleh DSN-MUI.
Sedangkan kriteria saham yang masuk dalam katagori syariah adalah:
• Tidak melakukan kegiatan usaha sebagaimana yang diuraikan di atas.
• Tidak melakukan perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang / jasa dan perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu
• Tidak melebihi rasio keuangan sebagai berikut:
o Total hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82% (hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 45% : 55%)
o Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan (revenue) tidak lebih dari 10%
Kriteria Pemilihan Saham Jakarta Islamic Index
Untuk menetapkan saham-saham yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index dilakukan proses seleksi sebagai berikut:
• Saham-saham yang akan dipilih berdasarkan Daftar Efek Syariah (DES) yang dikeluarkan oleh Bapepam – LK.
• Memilih 60 saham dari Daftar Efek Syariah tersebut berdasarkan urutan kapitalisasi pasar terbesar selama 1 tahun terakhir.
• Dari 60 saham tersebut, dipilih 30 saham berdasarkan tingkat likuiditas yaitu nilai transaksi di pasar reguler selama 1 tahun terakhir.
Perkembangan dan evaluasi JII
Perkembangan produk syariah di pasar modal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang cukup menggembirakan. Namun, pengembangan produk syariah tersebut juga mengalami beberapa hambatan. Berdasarkan hasil studi tentang investasi syariah di Indonesia oleh Tim Studi tentang Investasi Syariah di Indonesia-BAPEPAM LK menunjukkan terdapat beberapa hambatan dalam pengembangan pasar modal berbasis syariah di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang pasar modal syariah;
b. Ketersediaan informasi tentang pasar modal syariah;
c. Minat pemodal atas efek syariah;
d. Kerangka peraturan tentang penerbitan efek syariah;
e. Pola pengawasan (dari sisi syariah) oleh lembaga terkait;
f. Pra-proses (persiapan) penerbitan Efek syariah;
g. Kelembagaan atau Institusi yang mengatur dan mengawasi kegiatan pasar modal syariah di Indonesia.
Jakarta Islamic Index direview setiap 6 bulan, yaitu setiap bulan Januari dan Juli atau berdasarkan periode yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Sedangkan perubahan jenis usaha emiten akan dimonitor secara terus menerus berdasarkan data public yang tersedia.
Berikut ini daftar saham yang masuk perhitungan Jakarta Islamic Index per 5 Desember 2008:
1. Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
2. Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
3. Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)
4. Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)
5. Astra International Tbk (ASII)
6. Bisi International Tbk (BISI)
7. Global Mediacom Tbk (BMTR)
8. Barito Pacifik Tbk (BRPT)
9. Bumi Resources Tbk (BUMI)
10. Ciputra Property Tbk (CTRP)
11. Elnusa Tbk (ELSA)
12. Inti Kapuas Arowana Tbk (IIKP)
13. International Nickel Indonesia Tbk (INCO)
14. Indika Energy Tbk (INDY)
15. Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
16. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
17. Kalbe Farma Tbk (KLBF)
18. PP London Sumatera Tbk (LSIP)
19. Mitra Rajasa Tbk (MIRA)
20. Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
21. Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)
22. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)
23. Sampoerna Agro Tbk (SGRO)
24. Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR)
25. Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA)
26. Timah Tbk (TINS)
27. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
28. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP)
29. Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
30. Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
Sedangkan di bawah ini daftar saham yang masuk perhitungan Jakarta Islamic Index per 5 Juni 2009:
1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
4. PT Astra International Tbk (ASII)
5. PT Bisi International Tbk (BISI)
6. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)
7. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
9. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
10. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
11. PT Elnusa Tbk (ELSA)
12. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY)
13. PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA)
14. PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO)
15. PT Indika Energy Tbk (INDY)
16. PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
17. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
18. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)
19. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
20. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
21. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
22. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)
23. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO)
24. PT Semen Gresik Tbk (SMGR)
25. PT Timah Tbk (TINS)
26. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
27. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)
28. PT United Tractors Tbk (UNTR)
29. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
30. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
Dari data diatas bisa dibayangkan demikian ketatnya emiten atau saham yang akan masuk kategori perhitungan JII ini,dikarenakan kriteria yg diterapakan.boleh jadi ketentuan demikian ketat akan tetapi pemilihan saham syariah lebih bisa mententramkan bagi mereka yg yakin kepadanya.Semoga perkembangan pasar modal berbasis syariah di Indonesia akan semakin meningkat ditahun-tahun mendatang, dan menjadi alternatif investasi yang halal dan menguntungkan bagi kita.

Online bad syndrome

1masyaAlloh setelah 3 tahun mencari akhirnya ketemu jg rumusan kalo internet secara berlebihan bisa bikin ‘gila’ dan ‘gangguan mental’ jujur dulu sih hampir jadi korban tapi sekarang sudah ada bahasan nya.enjoy it😉

Internet telah membuat banyak orang menjadi “gila”

ini adalah Pembuktian bahwa…
segala sesuatu yang berlebih-lebihan sangat tidak baik dan sangat tidak menguntungkan..

1. Gangguan kepribadian berupa emosi yang sebentar-sebentar meledak di saat online – mengamuk karena mudah tersinggung (Online Intermittent Explosive Disorder/OIED) :
orang yang mengidap gangguan ini tampak normal pada awalnya. Beberapa hari atau jam sebelumnya mereka bisa saja melakukan pembicaraan-pembicaraan lucu atau komentar-komentar hangat. Akan tetapi beberapa saat kemudian berubah marah-marah dan mengumpat disebabkan sesuatu yang menyinggung perasaannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet?
1. Kebanyakan dari kita hanya bisa menahan hasrat untuk melakukannya di dunia nyata, yang apabila dilakukan mungkin bisa membuahkan sebuah tinju ke wajah kita.

2. Di Internet kebanyakan pengguna menyembunyikan identitas aslinya, sehingga mereka dengan bebas mengeluarkan isi hati dan kemarahannya tanpa khawatir reputasinya menjadi jelek.

3. Karena pengungkapan perasaan dalam bentuk tulisan sering terlihat datar dan tidak menggambarkan emosi dengan jelas, seperti halnya nada suara, mimik wajah dan bahasa tubuh lainnya di saat tatap muka langsung, sehingga orang cenderung menggunakan kata-kata yang tajam, kasar dan keras untuk mewakili sebuah perasaan tertentu.

2. Toleransi rendah terhadap kekalahan dalam forum (Low Forum Frustration Tolerance/LFFT)

Digambarkan sebagai seseorang yang mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit dengan segera. Pada awalnya mirip dengan perilaku anak tujuh tahunan yang menginginkan sebuah mainan, dan akan berteriak dengan menghentak-hentakan tangan dan kakinya agar segera mendapatkan apa diinginkannya.

Bagi orang yang suka menulis dan melakukan posting, sering kali merasa bahwa postingnya sangat sempurna. penulisnya hampir setiap waktu mengecek masuknya komentar yang baru diberikan pembacanya. Jika ia mendapat komentar-komentar miring penuh kritik, maka dengan cepat ia akan meluncurkan jawaban yang akan mematahkan tanggapan itu.

Jika tidak ada yang memberikan komentar, dia akan mengirimkan komentarnya sendiri – mungkin dengan nama lain – untuk meramaikan tulisannya.

Kenapakah hal itu bisa terjadi di Internet?

Kegiatan itu membuat kita menjadi tidak sabaran, karena ingin segera melihat respon dengan dari pihak lain. Ketidaksabaran ini meminimalkan toleransi terhadap serangan yang menimbulkan ketersinggungan

3. Munchausen di Internet – tukang cerita untuk membangkitkan rasa kasihan (Munchausen Syndrom)

suatu kondisi di mana seseorang dengan sengaja membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.

Penderita kekacauan ini membutuhkan perhatian berupa rasa simpatik dan kasihan dari orang lain dengan menimbulkan kesan kesusahan dan kesulitan pada diri mereka.

Kenapa hal itu bisa terjadi di internet?
Sangat mudah melakukan kebohongan dalam kehidupan nyata, dan sepuluh kali lebih mudah melakukannya di internet, karena tidak ada seorang pun bisa memeriksa kebenaran fakta-faktanya.

4. Gangguan kepribadian yang tergoda untuk memaksa orang lain pada saat online (Online Obsessive-Compulsive Personality Disorder/OOCPD)

Gangguan kepribadian jenis ini bisa dijelaskan dengan contoh kegilaan akan tata bahasa. Ketika orang menemukan suatu kesalahan tata bahasa atau penulisan kata yang keliru dari orang lain dalam sebuah posting atau komentar, maka dia langsung menyerang dan dengan keras memprotesnya

Kenapa hal demikian bisa terjadi di internet?
Dalam kenyataannya penderita OCPD merasakan ketakutan yang tidak logis terhadap dunia yang lebih berantakan, lebih kotor dan lebih kacau dibanding seharusnya yang dia pikirkan; sehingga secara cepat keadaan menjadi lebih buruk, dan akan mengalami kehancuran sampai ada seseorang yang memperbaikinya.

Di Internet, setelah membaca setiap komentar-komentar, orang normal akan menderita nasib yang sama. Tata bahasa yang keliru, pilihan kata yang tidak tepat, atau bahasa gaul yang membingungkan, mendesak anda untuk mengoreksinya. Tidak sulit merasakan keinginan untuk melatih diri menggunakan bahasa yang benar.

5. Low Cyber Self-Esteem (LCSE) atau penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah (Seperti seseorang yang dibenci setiap orang, tapi tidak ada yang meninggalkannya)

Di dalam kehidupan nyata ini disebut merendahkan diri sendiri atau perilaku pencarian perhatian.

Jika sampai kepada tingkat ekstrem, hal itu dapat berubah menjadi Online Erotic Humiliation atau pelecehan seksual secara online, di mana pelecehan menjadi sebuah tindakan nyata. Sehingga ketika anda mengatakan kepada seseorang agar melakukan sebuah tindakan seksual, mungkin dia akan menganggap hal itu penting dan dia dengan sungguh-sungguh akan melakukannya.

Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet?
Pencari perhatian mendapatkan apa yang diinginkannya, dan penghina diri sendiri mendapatkan cukup ketegangan untuk mengaktualisasikan dirinya yang intropet melalui sinyal-sinyal yang dikirimnya via keyboard.

6. Internet Asperger’s Syndrome

hilangnya semua aturan sosial dan empati pada diri seseorang, disebabkan tanpa alasan selain hanya secara kebetulan berhadapan dengan sebuah benda mati; berkomunikasi via papan tombol dan monitor pada suatu waktu.

sindrom ini adalah bentuk halus dari autisme yang tampak berupa ketidakmampuan biologi untuk menunjukkan empati kepada manusia lain, mungkin disebabkan ketidakmampuan untuk mengenali isyarat nonverbal. Mereka secara terus-menerus bertingkah aneh dan mengganggu disebabkan mereka tidak mengetahui bahwa anda terganggu. Ada bagian dari otak mereka yang rusak.
Quote:
Beberapa kasus bunuh diri yang direkam dengan webcam – yang sebagian mungkin main-main – dan dipublikasikan di Internet. Untuk sekarang ini mungkin kita tidak yakin bahwa hal itu benar-benar terjadi, tetapi sebenarnya hanya masalah waktu.
Kenapa hal itu bisa terjadi di Internet?
orang yang melakukan semua komunikasi online mereka menampilkan perilaku Asperger karena mereka ingin memberikan kesan ada kerugian yang sama pada diri sendiri. Di dalam hal ini, ketika kemampuan melihat respon dan mimik wajah atau ekspresi nonverbal sudah hilang, begitu juga dengan empati. Maka hal yang anda beritahukan hanya kepada orang yang tidak ada, karena itu hanyalah sekelompok kata-kata pada layar. Sekelompok kata-kata kecil yang tidak berarti.

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2361299

menurut luthi yg paling sering kena pada kita secara ngga sadar adalah no 1 yah
wallhualam bishawab

Discomgoogolation, Penyakit Baru Candu Internet

Jakarta – Berdasarkan studi yang dilakukan terus menerus, kini psikolog mengungkapkan sebuah penyakit baru terkait dengan perilaku kecanduan internet.

Menurut studi, para penderita terindikasi ketergantungan internet ini menyandang ‘penyakit’ baru dengan istilah ‘Discomgoogolation’, yang didefinisikan sebagai perasaan stress dan kegelisahan saat tak bisa segera terhubung dengan akses informasi cepat.

Discomgoogolation sendiri merupakan gabungan dari Discombobulate yang art2inya frustasi atau bingung. Sementara kata ‘googolation’ konon diambil dari istilah googling atau mencari informasi lewat mesin pencari Google.

“Kemudahan yang ditawarkan dunia broadband telah menciptakan budaya baru yaitu jawaban instan (melalui mesin cari di internet). Sebuah galaksi informasi yang hanya perlu satu kali klik, dan membuat manusia sangat tergantung,” ujar psikolog, Dr. David Lewis, seperti dikutip detikINET dari berbagai sumber, Minggu (7/9/2008).

Labih lanjut menurut Dr.Lewis, efek fisik yang ditimbulkan dari Discomgoogolation ini juga tak main-main. “Cukup mengejutkan melihat efek stress yang dibawa penyakit ini — aktivitas otak dan tekanan darah meningkat karena terisolir dari internet,” tandasnya.

Jadi, apakah Anda termasuk penderita Discomgoogolation? ( amz / rou )

Debugging (pengertian)

DEBUGGING

Debugging adalah sebuah metode yang dilakukan oleh para pemrogram dan pengembang perangkat lunak untuk mencari dan mengurangi bug, atau kerusakan di dalam sebuah program komputer atau perangkat keras sehingga perangkat tersebut bekerja sesuai dengan harapan. Debugging cenderung lebih rumit ketika beberapa subsistem lainnya terikat dengan ketat dengannya, mengingat sebuah perubahan di satu sisi, mungkin dapat menyebabkan munculnya bug lain di dalam subsistem lainnya.

Bug dengan terjemahan langsung ke bahasa Indonesia adalah serangga atau kutu. Bug merupakan suatu kesalahan desain pada suatu perangkat keras komputer atau perangkat lunak komputer yang menyebabkan peralatan atau program itu tidak berfungsi semestinya. Bug umumnya lebih umum dalam dunia perangkat lunak dibandingkan dengan perangkat keras.

Kenapa dinamakan bug?

Tahun 1945 sewaktu ukuran komputer masih sebesar kamar, pihak militer Amerika Serikat menggunakan komputer yang bernama “Mark 1”. Suatu hari komputer ini tidak berfungsi dengan semestinya, setelah komputer itu diperiksa ternyata ada suatu bagian perangkat keras di mana terdapat serangga yang tersangkut. Setelah serangga itu diangkat dari perangkat keras, komputer dapat berfungsi dengan baik. Maka sejak saat itu kata bug lekat dengan masalah-masalah pada komputer. Debugging adalah proses menghilangkan bug dari suatu program.

Pengujian perangkat lunak adalah proses yang dapat direncanakan dan ditentukan secara sistematis. Desain test case dapat dilakukan, strategi dapat ditentukan, dan hasil dapat dievaluasi berdasarkan harapan-harapan yang ditentukan sebelumnya.

Debugging terjadi sebagai akibat dari pengujian yang berhasil. Jika test case mengungkap kesalahan, maka debugging adalah proses yang menghasilkan penghilangan kesalahan. Perekayasa perangkat lunak yang mengevaluasi hasil suatu pengujian sering dihadapkan pada indikasi “simtomatis” dari suatu masalah pernagkat lunak, yaitu bahwa manisfestasi eksternaldari kesalahan dan penyebab internal kesalahan dapat tidak memiliki hubungan yang jelas satu dengan lainnya. Proses mental yang dipahami secara buruk yang menghubungkan sebuah symptom dengan suatu penyebab disebut debugging.

Proses Debugging

Debugging bukan merupakan pengujian, tetapi selalu terjadi sebagai bagian akibat dari pengujian. Proses debungging dimulai dengan eksekusi terhadap suatu test case. Hasilnya dinilai, dan ditemukan kurangnya hubungan antara harapan dan yang sesungguhnya. Dalam banyak kasus, data yang tidak berkaitan merupakan gejala dari suatu penyebab pokok tetapi masih tersembunyi, sehingga perlu ada koreksi kesalahan.

Proses debugging akan selalu memiliki salah satu dari dua hasil akhir berikut:

  1. Penyebab akan ditemukan, dikoreksi, dan dihilangkan, atau
  2. Penyebab tidak akan ditemukan.

Dalam kasus yang terakhir, orang yang melakukan debugging mungkin mencurigai suatu penyebab, mendesainsuatu test case untuk membantu kecurigaannya, dan bekerja untuk koreksi kesalahan dengan gaya yang iterative.

Beberapa karakteristik bug memberi kunci :

  1. Gejala dan penyebab dapat jauh secara geografis, dimana gejala dapat muncul didalam satu bagian dari suatu program, sementara penyebab dapat ditempatkan pada suatu sisi yang terlepas jauh.
  2. Gejala dapat hilang (kadang-kadang) ketika kesalahan yang lain dibetulkan.
  3. Gejala dapat benar-benar disebabkan oleh sesuatu yang tidak salah (misalnya pembulatan yang tidak akurat).
  4. Simpton dapat disebabkan oleh kesalahan manusia yang tidak dapat dengan mudah ditelusuri.
  5. Gejala dapat merupakan hasil dari masalah timing, dan bukan dari masalah pemrosesan.
  6. Mungkin sulit untuk mereproduksi kondisi input secara akurat (misalnya aplikasi real time dimana pengurutan input tidak ditentukan).
  7. Gejala dapat sebentar-sebentar. Hal ini sangat umum pada system yang embedded yang merangkai perangkat lunak dan perangkat keras yang tidak mungkin dilepaskan.
  8. Gejala dapat berhubungan dengan penyebab yang didistribusikan melewati sejumlah tugas yang bekerja pada prosesor yang berbeda.

Selama debugging, kita menemukan kesalahan-kesalahan mulai dari gangguan yang halus (missal format output yang tidak betul) sampai katrastropis (misalnya kegagalan system yang menyebabkan kerusakan fisik atau ekonomis).

Sebagai akibat dari peningkatan keslahan, jumlah tekanan untuk menemukan kesalahan juga bertambah. Sering kali tekanan memaksa seorang pengembang perangkat lunak untuk membetulkan keslahan dan pada saat yang sama memunculkan lagi dua kesalahan baru.

Pertimbangan Psikologis

Sayangnya muncul banyak bukti bahwa kekuatan debugging adalah sifat bawaan manusia. Banyak orang yang cakap dalam hal ini, sementara banyak juga yang tidak. Menanggapi aspek manusia dari debugging. Shneiderman [SHN80] menyatakan :

Debugging merupakan salah satu dari berbagai bagian pemrograman yang membuat lebih frustasi. Debugging memiliki elemen pemecahan masalah atau pengganggu otak, yang bersama dengan penghindaran kesadaran bahwa Anda melakukan suatu kesalahan. Kekhawatiran yang meningkat dan keengganan untuk menerima, kesalahan akan meningkatkan kesulitan tugas. Sayangnya, ada keluhan yang sangat mendalam mengenai pembebasan dan pengurangan ketegangan ketika pada akhirnya bug ……… dikoreksi.

Meskipun mungkin sulit untuk mempelajari debugging, sejumlah pendekatan terhadap masalah tersebut dapat diusulkan. Kita akan melihat dalam sub bab selanjutnya.

Pendekatan-pendekatan Debugging

Tanpa memperhatikan pendekatan yang diambil, debugging memiliki satu sasaran yang diabaikan, untuk menemukan dan mengkoreksi penyebab kesalahan perangkat lunak. Sasaran tersebut direalisasi dengan suatu kombinasi evaluasi yang sistematis, intuisi, dan keberuntungan.

Bradley (BRA85) menggambarkan pendekatan Debugging dengan cara berikut :

Debugging adalah sebuah aplikasi langsung dari metodekeilmuan yang telah dikembangkan selama 2500 tahun. Dasar dari debugging adalah meletakkan sumber-sumber masalah (penyebab) dengan partisi biner melalui hipotesis kerja yang memperkirakan nilai-nilai baru yang akan diuji.

Ambillah contoh non-perangkat lunak sederhana, yaitu :

Lampu dirumah saya tidak bekerja. Bila tidak ada yang bekerja didalam rumah itu, penyebabnya tentu pada pemutus rangkaian utama atau sebab dari luar. Saya melihat sekeliling untuk melihat apakah lampu para tetangga juga mati. Saya memasukkan lampu yang dicurigai kedalam soket yang bekerja dan menyelidiki lampu rangkaian yang dicurigai. Begitulah berbagai pilihan hipotesa dan pengujian.

Secara umum, tiga kategoti pendekatan debugging dapat diusulkan (MYE79) :

  1. 1. Gaya yang kasar (Brute force)

Kategori debugging brute force mungkin merupakan yang paling umum dan metode yang paling efisien untuk mengisolasi penyebab kesalahan perangkat lunak. Kita mengaplikasikan metode debugging brute force bila semua yang lain telah gagal. Dengan menggunakan filosofi ”biarkan komputer menemukan kesalahan”, tempat sampah memori dipakai, penelusuran runtime dilakukan, dan program dibebani dengan statemen WRITE. Kita mengharapkan bahwa dimanapun didalam rawa informasi yang diproduksi, kita akan menemukan suatu kunci yang akan membawa kita kepada penyebab kesalahan. Meskipun banyaknya informasi yang dihasilkan pada akhirnya akan membawa kita meraih sukses, lebih sering dia menyebabkan kita menghambur-hamburkan usaha dan waktu. Kita harus memikirkannya terlebih dahulu.

  1. 2. Penelusuran balik (backtracking)

Backtracking adalah pendekatan debugging yang sangat umum yang dapat digunakan secara sukses didalam program yang kecil. Mulai pada sisi dimana suatu gejala diungkap, kode sumber ditelusuri balik (secara manual) samapai sisi penyebab ditemukan. Sayangnya, bila jumlah baris sumber bertambah, maka jumlah jalur balik potensial dapat sangat banyak.

  1. 3. Eliminasi penyebab

Cause elimination dimanisfestasikan oleh induksi atau deduksi serta mengawali konsep partisi biner. Data yang berhubungan dengan kejadian kesalahan dikumpulkan untuk mengisolasi penyebab potensial. Hipotesis penyebab dibuat dan data digunakan untuk membuktikan penolakan hipotesis tersebut. Sebagai alternatif, daftar semua penyebab yang mungkin dikembangkan dan dilakukan pengujian untuk mengeliminasi masing-masing kesalahan. Jika pengujian awal menunjukkan bahwa suatu hipotesis penyebab memberikan gambaran hasil yang jelas, maka data itu disaring sebagai usaha untuk mengisolasi bug.

Masing-masing pendekatan debugging tersebut dapat ditambah dengan piranti debugging. Kita dapat mengaplikasikan berbagai kompiler debugging yang luas, bantuan debugging yang dinamis (tracer), generator test case, ruang sisa memori dan peta cross-reference. Namun piranti bukanlah pengganti bagi evaluasi yang berhati-hati yang didasarkan atas dokumen desain perangkat lunak yang lengkap dan kode sumber yang jelas.

Sekali bug ditemukan, bug harus dibetulkan. Tetapi seperti telah kita catat, koreksi terhadap suatu bug dapat memunculkan kesalahan lain sehingga lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.

Van Vleck (FAN89) mengusulkan tiga pertanyaan sederhana yang harus diajukan kepada perekayasa perangkat lunak sebelum melakukan koreksi yang menghilangkan penyebab suatu bug, yaitu :

  1. 1. Apakah penyebab bug direproduksi didalam bagian lain program tersebut?

Dalam berbagai situasi, kesalahan program disebabkan oleh sebuah contoh logika yang keliru yang dapat dibuat ulang ditempat lain. Pertimbangan eksplisit dari contoh logika tersebut akan menghasilkan penemuan kesalahan yang lain.

  1. 2. Apa ”bug selanjutnya,” yang akan dimunculkan oleh perbaikan yang akan dibuat?

Sebelum koreksi dibuat, kode sumber (atau lebih baik,desain) harus dievaluasi untuk memperkirakan pemasangan logika dan struktur data. Bila koreksi akan dilakukan pada bagian program yang akan dirangkai, maka harus ada perhatian khusus bila banyak perubahan dilakukan.

  1. 3. Apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari bug ini didalam tempat pertama?

Pertanyaan ini merupakan langkah pertama untuk membangun pendekatan jaminan kualitas perangkat lunak statistik. Bila kita mengkoreksi proses dan produk, bug akan dihilangkan dari program yang ada dan dapat dieliminasi dari semua program selanjutnya.

Marketing Mix

Marketing Mix

strategi pemasaran untuk menciptakan permintaan melalui Loyalitas konsumen dipengaruhi oleh barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen, harga barang atau jasa, upaya mendistribusikan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen dan kegiatan memperkenalkan kepada konsumen (promosi ). Jelasnya bahwa kegiatan memasarkan suatu produk dipengaruhi oleh interaksi dari keempat hal tersebut diatas, dalam buku teks bahasa inggris hal tersebut dinyatakan dengan istilah marketing mix, marketing mix merupakan campuran (mix) yakni interaksi dari empat hal tersebut, yaitu produk (product), harga (price), promosi (promotion) dan distribusi (place). Masing-masing variabel tersebut berinteraksi satu sama lain guna menciptakan suatu permintaan terhadap barang atau jasa yang ditawarkan memberikan manfaat, diterima baik oleh konsumen yang pada ujungnya pelanggan akan menjadi loyal (Sutisna, 2003: 41).

Product

Ketika sebuah organisasi memperkenalkan sebuah produk ke pasar mereka harus bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan.

  1. Produk yang ditujukan?
  2. Apa keuntungan yang akan mereka harapkan?
  3. ? Bagaimana mereka merencanakan untuk memposisikan produk di pasar?
  4. Apa keuntungan diferensial produk akan menawarkan lebih dari pesaing mereka?

Kita harus ingat bahwa Pemasaran adalah fundamental tentang menyediakan produk yang benar manfaat kepada pengguna akhir. Philip Kotler dalam Prinsip-prinsip Pemasaran menyusun konsep yang sangat menarik manfaat bangunan dengan produk

Ketika menempatkan suatu produk dalam pasar banyak faktor dan keputusan harus dipertimbangkan. Ini termasuk:

Desain produk – Apakah desain menjadi titik penjualan untuk organisasi seperti yang kita lihat dengan iMac, VW Beetle yang baru atau Dyson vacuum cleaner.

Kualitas produk: Kualitas harus konsisten dengan unsur-unsur lain dari bauran pemasaran. Sebuah strategi harga berdasarkan premi harus mencerminkan kualitas produk menawarkan.

Fitur produk: Apa yang akan Anda menambahkan fitur yang dapat meningkatkan manfaat yang ditawarkan kepada target pasar Anda? Apakah organisasi menggunakan kebijakan harga diskriminatif menawarkan manfaat tambahan ini?

Branding: Salah satu keputusan penting seorang manajer pemasaran dapat membuat adalah tentang branding. Nilai merek dalam lingkungan hari ini adalah fenomenal. Merek memiliki kekuatan instan penjualan, mereka menyampaikan pesan dari keyakinan, kualitas dan keandalan untuk pasar sasaran mereka.

PRICE

Harga merupakan salah satu unsur paling penting dari bauran pemasaran, karena merupakan satu-satunya campuran, yang menghasilkan omset bagi organisasi. 3p itu yang tersisa adalah biaya variabel untuk organisasi. Biaya untuk memproduksi dan desain produk, biaya untuk mendistribusikan produk dan biaya untuk mempromosikannya. Harga harus mendukung unsur-unsur dari campuran. Harga sulit dan harus mencerminkan hubungan penawaran dan permintaan. Harga produk terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat berarti hilangnya penjualan bagi organisasi. Harga harus memperhitungkan faktor-faktor berikut:

Tetap dan biaya variabel.


Kompetisi

Tujuan perusahaan


Usulan strategi positioning.

Kelompok sasaran dan kemauan untuk membayar.

Jenis-jenis Strategi Pricing

Organisasi dapat mengadopsi sejumlah strategi penetapan harga. Strategi penetapan harga didasarkan pada apa tujuan banyak perusahaan telah menetapkan diri untuk mencapai.
Penetrasi Harga: Di mana organisasi menetapkan harga rendah untuk meningkatkan penjualan dan pangsa pasar.

Skimming Harga: Organisasi menetapkan awal harga tinggi dan kemudian perlahan-lahan menurunkan harga untuk membuat produk yang tersedia untuk pasar yang lebih luas. Tujuannya adalah untuk skim keuntungan dari pasar selapis demi selapis.
Persaingan Harga: Menetapkan harga dibandingkan dengan pesaing.

Product Line Harga: Harga produk yang berbeda dalam rentang produk yang sama pada titik harga yang berbeda. Sebuah contoh akan menjadi produsen video menawarkan perekam video berbeda dengan fitur yang berbeda pada harga yang berbeda. Semakin besar fitur dan manfaat yang diperoleh semakin besar konsumen akan membayar. Bentuk diskriminasi harga membantu perusahaan dalam memaksimalkan omset dan laba.
Bundel Harga: bundel Organisasi sekelompok produk dengan harga spesial.
Psikologis Harga: Para penjual di sini akan mempertimbangkan psikologi harga dan harga posisi dalam pasar.

Harga premium: harga yang ditetapkan yang tinggi untuk mencerminkan eksklusivitas dari produk.

Opsional Harga: Organisasi menjual opsional ekstra bersama dengan produk untuk memaksimalkan omset. Strategi ini biasanya digunakan dalam industri mobil.

PLACE

Hal ini mengacu pada bagaimana suatu organisasi akan mendistribusikan produk atau layanan yang mereka tawarkan kepada pengguna akhir. Organisasi harus mendistribusikan produk ke pengguna di tempat yang tepat pada saat yang tepat. Distribusi yang efisien dan efektif adalah penting jika organisasi ini adalah untuk memenuhi tujuan pemasaran secara menyeluruh. Jika suatu organisasi underestimatea permintaan dan pelanggan tidak dapat membeli produk karena itu, profitabilitas akan terpengaruh.

Saluran distribusi apa yang akan mereka gunakan?
Dua jenis metode saluran distribusi yang tersedia. Distribusi tidak langsung melibatkan mendistribusikan produk Anda dengan menggunakan perantara misalnya produsen menjual kepada pedagang grosir dan kemudian ke pengecer. Distribusi langsung melibatkan mendistribusikan langsung dari produsen ke konsumen Misalnya Dell Computers memberikan langsung kepada target custmers. Keuntungan dari distribusi langsung adalah bahwa produsen memberikan kendali penuh atas produk mereka.

Strategi Distribusi

Tergantung pada jenis produk yang didistribusikan ada tiga strategi distribusi umum tersedia:
1. Distribusi intensif: Digunakan umumnya untuk mendistribusikan dengan harga rendah atau impuls membeli produk misalnya cokelat, minuman ringan.

2. Eksklusif distribusi: Meliputi membatasi distribusi ke satu outlet. Produk ini biasanya sangat mahal, dan membutuhkan perantara untuk menempatkan banyak detail dalam menjual. Sebuah contoh akan penjualan kendaraan melalui dealer eksklusif.
3. Distribusi selektif: Sejumlah kecil gerai ritel dipilih untuk mendistribusikan produk. Distribusi selektif dengan produk umum seperti komputer, televisi peralatan rumah tangga, di mana konsumen bersedia untuk berbelanja di sekitar dan di mana produsen ingin geografis besar menyebar.

Jika produsen memutuskan untuk mengadopsi strategi yang eksklusif atau selektif mereka harus memilih sebuah perantara yang memiliki pengalaman menangani produk sejenis, dapat dipercaya dan dikenal oleh khalayak sasaran

Promotion

Sebuah produk atau layanan yang sukses berarti apa-apa kecuali manfaat layanan tersebut dapat dikomunikasikan dengan jelas kepada target pasar. Sebuah strategi promosi organisasi dapat terdiri dari:

Periklanan: Apakah ada yang tidak dibayar pribadi bentuk komunikasi yang menggunakan segala bentuk media massa.

PR: Meliputi mengembangkan hubungan positif dengan media organisasi publik. Seni PR yang baik tidak hanya untuk memperoleh publisitas yang menguntungkan dalam media, tetapi juga melibatkan kemampuan untuk menangani sukses perhatian negatif.

Promosi penjualan: Umumnya digunakan untuk memperoleh peningkatan penjualan jangka pendek. Dapat melibatkan menggunakan uang dari kupon atau penawaran khusus.

Personal menjual: Menjual sebuah layanan produk One to One.

Direct Mail: Apakah pengiriman bahan publisitas orang yang bernama dalam suatu organisasi. Ada pertumbuhan besar dalam kampanye surat langsung selama 5 tahun terakhir. Pengeluaran surat langsung sekarang sebesar £ 18 milyar per tahun mewakili 11,8% dari belanja iklan (Sumber: Royal Mail 2000). Organisasi dapat membayar ribuan pound untuk database, yang berisi nama dan alamat pelanggan potensial.

Direct mail memungkinkan suatu organisasi untuk menggunakan sumber daya mereka secara lebih efektif dengan membiarkan mereka untuk mengirim materi publisitas kepada seseorang bernama dalam segmen target mereka. Dengan personalisasi periklanan, meningkatkan tingkat respons sehingga meningkatkan kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Di bawah ini tercantum link ke organisasi bisnis yang melibatkan direct mail.

physical evidence

Bukti fisik materi adalah bagian dari layanan. Sebenarnya tidak ada atribut fisik ke layanan, sehingga konsumen cenderung mengandalkan bahan isyarat. Ada banyak contoh bukti fisik, termasuk beberapa berikut:

* Packaging.
* Internet / halaman web.
* Administrasi (seperti faktur, tiket dan pengiriman catatan).
* Brosur.
* Furnishings.
* Signage (seperti yang terdapat di pesawat terbang dan kendaraan).
* Uniforms.
* Kartu nama.
* Gedung itu sendiri (seperti prestisius pemandangan kantor-kantor atau kantor pusat).
* email dan banyak lainnya. . . . . .
Beberapa organisasi sangat bergantung pada bukti fisik sebagai sarana komunikasi pemasaran, misalnya atraksi wisata dan resort (misalnya Disney World), bingkisan dan layanan email (misalnya UPS truk), dan bank-bank besar dan perusahaan asuransi (misalnya Lloyds of London).

People

Orang-orang yang paling penting dari setiap layanan atau pengalaman. Layanan cenderung diproduksi dan dikonsumsi pada saat yang sama, dan aspek-aspek dari pengalaman pelanggan yang berubah untuk memenuhi ‘kebutuhan individu’ dari orang yang dikonsumsi. Sebagian besar dari kita dapat memikirkan suatu situasi di mana layanan pribadi yang ditawarkan oleh individu telah membuat atau tercemar tur, liburan atau restoran makan. Ingat, orang membeli dari orang-orang yang mereka sukai, sehingga sikap, keterampilan dan penampilan dari semua staf harus kelas satu. Berikut adalah beberapa cara di mana orang menambah nilai kepada sebuah pengalaman, sebagai bagian dari bauran pemasaran – pelatihan, penjualan personal dan layanan pelanggan.

Pelatihan

Semua personil menghadapi pelanggan perlu dilatih dan dikembangkan untuk mempertahankan kualitas tinggi layanan pribadi. Pelatihan harus dimulai segera setelah individu mulai bekerja untuk sebuah organisasi selama induksi. Induksi akan melibatkan orang dalam organisasi budaya untuk pertama kalinya, serta pengarahan kepadanya pada hari-hari kebijakan dan prosedur. Pada tahap awal ini kebutuhan pelatihan individu diidentifikasi. Pelatihan dan rencana pengembangan dibangun bagi individu yang menetapkan tujuan-tujuan pribadi yang dapat dihubungkan ke penilaian masa depan. Dalam prakteknya kebanyakan pelatihan adalah baik ‘on-the-job’ atau ‘off-the-job. ” On-the-job training pelatihan melibatkan sementara pekerjaan yang sedang dilakukan misalnya pelatihan staf bar. Off-the-job training melihat tempat proses belajar di sebuah universitas, pusat pelatihan atau fasilitas konferensi. Perhatian harus dibayarkan untuk Continuing Professional Development (CPD) di mana karyawan melihat profesional mereka belajar sebagai proses seumur hidup pelatihan dan pengembangan.

Personal Selling
Ada berbagai jenis wiraniaga. Ada penjual pengiriman produk. Nya tugas utama adalah memberikan produk, dan penjualan adalah kurang penting misalnya makanan cepat saji, atau surat. Tipe kedua adalah urutan pengambil, dan ini dapat bersifat ‘internal’ atau ‘eksternal. ” Orang penjualan internal akan mengambil pesanan melalui telepon, e-mail atau di atas meja. Orang penjualan eksternal akan bekerja di lapangan. Dalam kedua kasus penjualan sedikit dilakukan. Berikutnya penjualan semacam orang adalah misionaris.

Di sini, seperti halnya dengan para misionaris yang mempromosikan iman, tenaga penjualan dengan pelanggan membangun niat baik dengan tujuan jangka panjang yang menghasilkan perintah. Sekali lagi, benar-benar menutup penjualan tidak sangat penting pada tahap awal ini. Jenis yang maju adalah penjual teknis, e.g. insinyur penjualan teknis. Mereka pengetahuan mendalam mendukung mereka saat mereka menyarankan pelanggan pada pembelian yang terbaik untuk kebutuhan mereka. Akhirnya, ada penjual kreatif. Penjual kreatif bekerja untuk membujuk pembeli untuk memberi mereka perintah. Ini sulit menjual, dan cenderung o ffer insentif terbesar. Keterampilan adalah mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan membujuk mereka bahwa mereka perlu untuk memenuhi kebutuhan mereka tidak dikenal sebelumnya dengan memberikan perintah.

Customer Service

Banyak produk, layanan dan pengalaman yang didukung oleh tim layanan pelanggan. Pelanggan layanan yang diberikan keahlian (misalnya pada pemilihan jasa keuangan), dukungan teknis (misalnya menawarkan nasihat tentang IT dan software) dan mengkoordinasikan antarmuka pelanggan (misalnya layanan mengendalikan insinyur, atau berkomunikasi dengan salesman). Disposisi dan sikap orang-orang seperti ini sangat penting untuk sebuah perusahaan. Cara keluhan ditangani dapat berarti perbedaan antara mempertahankan atau kehilangan pelanggan, atau memperbaiki atau merusak reputasi perusahaan. Saat ini, layanan pelanggan dapat bertatap muka, melalui telepon atau menggunakan Internet. Orang cenderung membeli dari orang-orang yang mereka sukai, dan sangat efektif layanan pelanggan sangat penting. Layanan Pelanggan dapat menambah nilai pelanggan dengan menawarkan dukungan teknis dan keahlian dan nasihat

PROSES

Proses adalah elemen lain dari bauran pemasaran yang diperluas, atau 7P’s. Ada beberapa persepsi konsep proses dalam bisnis dan pemasaran sastra. Beberapa melihat proses sebagai alat untuk mencapai suatu hasil, misalnya – untuk mencapai pangsa pasar 30% perusahaan menerapkan proses perencanaan pemasaran.
Pandangan lain adalah bahwa pemasaran memiliki sejumlah proses yang

mengintegrasikan bersama-sama untuk menciptakan proses pemasaran secara keseluruhan, misalnya – telemarketing dan internet marketing dapat diintegrasikan. Lebih lanjut adalah bahwa proses pemasaran yang digunakan untuk mengontrol bauran pemasaran, yaitu proses yang mengukur pencapaian tujuan pemasaran. Semua tampilan dapat dimengerti, tapi tidak terlalu fokus pelanggan.
Untuk keperluan dari bauran pemasaran, proses adalah unsur pelayanan pelanggan yang melihat mengalami suatu organisasi persembahan. Itu terbaik dilihat sebagai sesuatu yang pelanggan Anda berpartisipasi dalam pada titik waktu yang berbeda. Berikut adalah beberapa contoh untuk membantu Anda membangun sebuah gambaran tentang proses pemasaran, dari pelanggan sudut pandang.
Going on a cruise – dari saat Anda tiba di dermaga, Anda akan disambut; bagasi anda sudah dibawa ke kamar Anda. Anda memiliki dua minggu pelayanan dari restoran dan hiburan malam, untuk kasino dan berbelanja. Akhirnya, Anda tiba di tujuan, dan bagasi anda sudah sampai kepada Anda. Ini adalah proses pemasaran yang sangat terfokus.

Pemesanan penerbangan di Internet – proses dimulai dengan Anda mengunjungi situs web sebuah maskapai penerbangan. Anda memasukkan rincian penerbangan Anda dan buku mereka. Tiket / booking referensi tiba lewat e-mail atau pos. Anda menangkap penerbangan Anda tepat waktu, dan tiba segar di tujuan. Ini semua bagian dari proses pemasaran.
Pada setiap tahap proses, pasar:

* Memberikan nilai melalui semua elemen dari bauran pemasaran. Proses, bukti fisik dan orang-orang meningkatkan layanan.
* Saran atau masukan dapat diambil dan campuran dapat diubah.
* Pelanggan dipertahankan, dan melayani atau produk yang diperluas dan ditandai untuk mereka.
* Proses itu sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu yang berbeda, mengalami layanan serupa pada waktu yang sama.

Proses dasarnya memiliki input, throughputs dan output (atau hasil). Pemasaran menambah nilai kepada masing-masing tahap. Lihatlah pelajaran tentang analisis rantai nilai untuk mempertimbangkan serangkaian proses di tempat kerja.

sumber : http://www.marketingteacher.com

http://learnmarketing.net

Tugas DFD

Soal

  1. dibutuhkan sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan oleh setiap turis/ calon turis salatiga untuk mendapatkan berbagai informasi serta melakukan beberapa transaksi on-line. (aplikasi berbasis web).

” informasi yang harus didapat setiap turis adalah :

–         informasi tempat wisata, hotel, alat transportasi, dan Rs. Salatiga.

–         Perangkat lunak yang harus menyediakan sarana bagi turis untuk melakukan pemesanan hotel dan penyewaan mobil kesistem lain. (mis. SI hotel dan SI rental). Informasi yang dikelola perangkat lunak ini dikelola oleh seorang admin sehingga info tersebut selalu up date.

Soal : buatlah dfd dari level 1.

Penyelesaian :

Level konteks

dfd level konteks

Level zero :

dfd level zero

2. ERD

erd

Entitas : Mahasiswa, Dosen, Matkul

a. Mahasiswa :

Attribut Penjelasan
*NPM Nomor  pokok mahasiswa (char 10)
Nama_mhs Nama mahasiswa (string)
Almt_mhs Alamat mahasiswa (string)
Tgl_lhr Tanggal lahir mahasiswa (date)
No.tlp No telpon mahasiswa  ( numerik)
Jurusan Jurusan mahasiswa (string)

Keterangan : primary key entitas mahasiswa adalah attribut *NPM

b. Dosen :

Attribut Penjelasan
*Kd_dsn Kode dosen (char 10)
Nama_dsn Nama dosen  (string)
Almt_dsn Alamat dosen (string)
Tlp_dsn Telepon dosen (numerik)

Keterangan : primary key entitas Dosen adalah attribute *Kd_dsn

c. Matkul

Attribut Penjelasan
*Kd_mat kul Kode matakuliah (char10)
Nama_matkul Nama matakuliah (string)
Sks Jumlah sks matakuliah (char 1)
Ruangan Ruang kelas matakuliah (char 5)

Keterangan : primary key entitas Dosen adalah attribute *Kd_mat kul

  • Dosen mengajar Matkul :
    • Tabel utama: dosen
    • Tabel kedua: dosen_ajar_mk
    • Relationship: Many-to-many (m:n)
      • Attribute penghubung: KD_Dosen, KD_MK (FK KD_Dosen, KD_MK di dosen_ajar_mk)
  • Mahasiswa mengambil Matkul :
    • Tabel utama: mahasiswa, matkul
    • Tabel kedua: mhs_ambil_mk
    • Relationship: Many-to-many (m:n)
      • Attribute penghubung:  NPM, KD_MK (FK NPM, KD_MK di mhs_ambil_mk)

Penjelasan Relationships :

  • Dosen mengajar mata kuliah, dan hubungan antara table dosen dengan

Membangun Web Based ERP Dengan PHP…Sebuah Pengalaman

elama dua tahun saya bergabung di sebuah PMA yang bergerak dibidang garment dan textile. Selama bergabung diperusahaan ini ada pengalaman-pengalaman menarik yang banyak memberi masukkan ilmu pada diri saya, salah satunya yaitu membangun sistem web based ERP (Enterprise Resource Planning) dengan menggunakan PHP.
Sebelum bercerita lebih jauh, saya katakan bahwa tulisan ini bukanlah sebuah referensi teknis tapi hanyalah share pengalaman yang pernah saya temui.

Memang ketika pertama kali mendengar ide tersebut saya sempat berpikir apakah php sudah mampu digunakan membangun aplikasi sekelas ERP, demikian juga ketika saya ceritakan hal ini kebeberapa teman sesama programmer diluar kantor, mereka pada umumnya heran kok bikin ERP pake php, apa gak bikin habis bandwidth, apa gak lambat programnya, apa dengan php bisa bikin interface yang rumit-rumit. Demikian pertanyaan yang saring muncul.
Saya sendiri belum mendapat jawabannya karena programnya memang belum dibuat dan team developer juga masih mempelajari dan menganalisa hal ini.

Akhirnya setelah mempelajari sana-sini maka dipilihlah Mambo CMS yang akan digunakan sebagai pengatur user, hak akses user, menu, dan sistem templatingnya. Sedangkan program utama ERP hanyalah menempel pada Mambo dan bukan dibuat dengan Mambo, jadi modul-modul ERP yang kita buat dengan php nantinya akan dipanggil oleh sistem menu dan ditampilkan oleh sistem template yang ada dimambo.

Karena menggunakan sistem template maka proses pemrogramannya kita menggunakan sistem MVC (Model View Controller), dimana pemrograman dengan cara ini adalah setiap modul dipisah menjadi tiga bagian yaitu bagian Controller yang berfungsi untuk mengontrol semua task yang harus dilakukan sebuah modul, bagian Model merupakan business logic dari modul dan hasilnya akan ditampilkan oleh bagian View.

Database yang digunakan pada aplikasi web based ERP ini ada dua, pertama MySQL yang merupakan database default dari Mambo dimana database ini berfungsi untuk menyimpan data user dan hak aksesnya terhadap setiap modul, data menu dan submenu serta modul yang dipanggil, dan pastinya database ini digunakan untuk menyimpan data modul, component, template, dll milik Mambo itu sendiri.

Database kedua yang digunakan adalah MS SQL dimana database ini kita gunakan untuk menyimpan data transaksi dari program ERP yang kita buat, jadi database yang kedua ini adalah database inti dari progam ERP. Kalau ada pertanyaan kenapa kok pakai MS SQL kok tidak pakai Postgre SQL atau database yang lain, maka jawabannya adalah karena kebetulan dikantor saya saat itu telah memiliki database MS SQL yang berlisensi resmi yang tidak terpakai.
Untuk koneksi databasenya kita menggukan php ADOdb, sebuah progam koneksi database yang cukup lengkap untuk melakukan koneksi kebeberapa jenis database melalui php.

Nah sekarang bagaimana dengan interfacenya, sebab kita semua tahu kalau php adalah bahasa scripting server side, jadi kalau digunakan untuk aplikasi yang butuh pergantian interface dengan cepat pastinya akan sulit untuk dilakukan dan ini juga akan memakan bandwidth jaringan walaupun aplikasi ini hanya digunakan sebagai aplikasi intranet. Selain itu setiap ada perubahan data pada satu interface yang sama browser tidak boleh merefresh tampilan interface, yang boleh direfresh hanya datanya saja. Maka mau tidak mau kita harus menggunakan Ajax dan Javascript untuk mengatasi masalah ini. Untuk mempercantik interface dengan widget yang menarik kita menggunakan mochikit, sebuah paket javascript library.
Bahkan boleh saya bilang dalam mendevelope sistem web based ERP ini kita lebih banyak melakukan javascript scripting dari pada php programming, karena disini php hanya digunakan untuk proses baca dan tulis data kedatabase.

Untuk pembuatan report semuanya dibuat dalam bentuk PDF menggunakan menggunakan class fpdf, class fpdf merupakan sebuah class yang berfungsi untuk mengenerate file pdf, class ini bisa didownload disini.

Baiklah…itu tadi sedikit pengalaman saya ketika tergabung dalam sebuah team developer untuk mengembangkan sistem ERP berbasisi web, sekali lagi saya tekankan bahwa tulisan ini bukanlah referensi teknis tapi hanyalah berbagi pengalaman.

http://budhi.wordpress.com/2008/03/08/membangun-web-based-erp-dengan-phpsebuah-pengalaman/

MEMAHAMI BUDAYA MASYARAKAT ACEH DALAM PENCARIAN KEADILAN

Oleh :
Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH

Materi disampaikan dalam Acara Seminar Putroe Kandee,
Aceh 8-10 Mei 2009

Perkembangan hukum biasanya sering tertinggal dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, hakim di pengadilan dalam menjalankan fungsi mengadili kadang kala berhadapan dengan kasus atau peristiwa yang belum diatasi hukumnya secara tertulis atau sudah diatur tapi tidak jelas.
Hakim tidak boleh menolak untuk memeriksa, mengadili, dan memutus suatu perkara yang diajukan kepadanya dengan alasan hukumnya tidak ada atau belum jelas. Hakim wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat (Pasal 28 ayat [1] UU No. 4 Tahun 2004).
Berdasarkan ketentuan diatas, maka untuk menyelesaikan persoalan/kasus kongkrit, diharapkan hakim harus menempuh jalan keluar yaitu melalui penemuan hukum (Rachtsvinding).
Hakim bukan mulut undang-undang atau mulut hukum positif pada umumnya. Demikian pula hakim tidak sekedar menerapkan bunyi suatu perjanjian yang merupakan undang-undang bagi pihak-pihak yang membuatnya. Hakim adalah mulut kepatutan, keadilan, kepentingan umum dan ketertiban umum. Apabila penerapan aturan hukum akan bertentangan, hakim wajib memilih kepatutan, keadilan, kepentingan umum dan ketertiban umum.
Dalam upaya memberi keadilan yang diinginkan oleh masyarakat, seyogyanyalah hakim harus memahami dan mendalami budaya masyarakat dimana dia bertugas.

Budaya Masyarakat Aceh
Masyarakat Aceh terkenal sangat religius, memiliki budaya (adat) yang identik dengan Islam. Hal ini sesuai dengan ungakapan yang sangat populer dalam masyarakat Aceh: “Adat bak po Teumeureuhom Hukum bak Syiah Kuala, Antara hukum ngon adat lage zat ngon sipheut.”
Semua orang, baik yang lahir di Aceh atau di luar Aceh, adalah beragama Islam. Dapat dipastikan bahwa tidak ada orang Aceh yang bukan muslim, meskipun tidak semua menjalankan syariat dengan baik.
Islam yang datang ke Aceh telah kawin dengan adat Aceh dan telah melahirkan identitas Aceh yang sangat khas “Aceh Serambi Mekah”. Dari perkawinan ini terjadi proses harmonisasi yang menimbulkan kekuatan dan melekatnya identitas baru di Aceh.
Kehidupan budaya (adat) Aceh dengan Islam tidak dapat dipisahkan. Harmonisasi antara adat dan Islam ini berkembang dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sistem pemerintahan di Aceh mencerminkan kedua unsur ini. Dwi tunggal keuchik dan teungku sebagai pemimpin masyarakat desa adalah cerminan harmonisasi tersebut. Persoalan-persoalan hukum Islam dalam masyarakat, diselesaikan dengan sistem musyawarah dan tumbuh menjadi adat dalam penyelesaian konflik di desa.

Keuchik dan Teungku
Keuchik dan Teungku adalah orang yang dituakan di sampang/desa. Mereka melayani masyarakat dalam segala macam persoalan sengketa antar warga, bahkan termasuk pidana sebelum diteruskan ke pengadilan, diselesaikan terlebih dahulu di desa (kampung). Demikian pula permasalahan sengketa rumah tangga.
Penyelesaian sengketa biasanya dilakukan di meunasah atau balai desa, melalui musyawarah. Bila upaya damai di desa gagal, barulah diteruskan ke pengadilan.
Masyarakat Aceh memiliki suatu budaya yang mengutamakan penyelesaian sengketa apa saja melalui perdamaian. Ada beberapa ungakapan populer yang berkembang dalam masyarakat Aceh, misalnya : “Yang rayek tapeu ubit, nyak ubit tapengadoh” artinya “Masalah kecil jangan diperbesar, kalau dapat dihilangkan.”
Juga ungakapan yang menggambarkan betapa masyarakat Aceh sebenarnya sangat mencintai perdamaian dalam penyelesaian sengketa seperti misalnya : “Meunya Tatem Ta megot-got harta bansot syedara pihna”, artinya: “Bila mau berbaik-baik harta/biaya tidak habis, atau persaudaran tetap terpelihara.”

Keterbukaan dan Taat Hukum
Budaya masyarakat Aceh yang dipengaruhi nilai-nilai Islam adalah sangat terbuka dan mudah menerima perubahan, asal perubahan ini baik dan membawa manfaat, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Dalam bidang hukum, misalnya, masyarakat Aceh dapat menerima perubahan dan pembaruan hukum dalam UU Perkawinan dan KHI seperti pencatatan perkawinan, keharusan perceraian di depan pengadilan, pembatasan poligami. Demikian pula ketentuan hak anak angkat dalam kewarisan dan ahli waris pengganti.
Ketentuan pembagian Harta Bersama akibat perceraian atau meninggalnya salah satu pihak dimana suami-istri mendapat bagian yang sama juga dapat diterima, meskipun sebelum lahirnya KHI praktek yang berlaku di masyarakat Aceh. Dalam pembagian Harta Bersama suami mendapat lebih banyak dari isteri, yaitu berbanding dua bagian.
Angka jumlah perkara yang tinggi di Mahkamah Syariah Aceh juga merupakan salah satu wujud sikap budaya masyarakat Aceh yang taat dan sadar hukum, meskipun kadang kala masyarakat harus menempuh perjalanan puluhan bahkan ratusan kilometer ke pengadilan (Mahkamah Syariah). Nikah sirri atau perkawinan di luar pengadilan (Mahkamah Syariah) tidak terlalu menonjol di Aceh.

Kritis terhadap Keadilan
Masyarakat Aceh sangat menghormati penegakan keadilan, baik dalam lingkungan keluarga, ketika orang tua memberikan hibah kepada anak-anaknya maupun penegakkan keadilan dalam penyelesaian perkara di pengadilan.
Beberapa waktu di masa lalu sering kita mendengar ungkapan dalam masyarakat “Pancuri manak lan tutupan, pancuri intan lan istana”. Artinya: ”pencuri ayam masuk penjara, pencuri intan dibebaskan dari hukuman.” apakah ungkapan tersebut merupakan kritikan/sindiran terhadap penegakan hukum yang berjalan pada waktu itu, atau merupakan harapan kepada penegak hukum untuk berlaku adil atau menegakkan hukum terhadap siapapun tanpa pandang bulu.
Dalam pelaksanaan syariat Islam pun masyarakat sangat kritis. Sebagian masyarakat Aceh masih beranggapan bahwa pelaksanaan syariat Islam di Aceh hanya ditujukan untuk orang-orang kecil/rakyat biasa, tidak untuk pejabat, karena mereka melihat yang dicambuk hanya rakyat biasa.
Mengingat perjuangan panjang dan tidak mengenal lelah oleh rakyat Aceh dalam memperjuangkan pelaksanaan syariat Islam, Pemerintah pusat pun telah mengeluarkan beberapa peraturan antara lain:
1. UU No. 44 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Aceh;
2. UU No. 18 Tahun 2001 Tentang OTSUS Bagi NAD (telah dicabut);
3. UU No. 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh.

Pemerintah Daerah Aceh juga telah mengeluarkan beberapa Qanun yang mengatur pelaksanan syariat Islam di Aceh, seperti:
1. Qanun tentang peradilan syariat Islam;
2. Qanun tentang Pelaksanaan Syariah Islam bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam;
3. Qanun tentang Khamar (minuman keras);
4. Qanun tentang Maisir (perjudian);
5. Qanun tentang Khalwat (perbuatan mesum);
6. Qanun tentang Pengelolaan Zakat;
7. Qanun tentang Baitul Mall;
8. Pembentukan Dinas Syariat Islam;
9. Pembentukan Badan Dayah;
10. Pembentukan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah;
11. Dan lain-lain.

Pelaksanaan syariah Islam di Aceh merupakan keinginan rakyat Aceh yang dilakukan dengan langkah-langkah strategis sebagai berikut:
Dilakukan secara bertahap;
Tidak dengan kekerasan;
Melalui peningkatan kesadaran/kecerdasan;
Dalam konteks hukum nasional;
Menghadirkan rahmat dan peningkatan peradaban;
Meningkatkan kesejahteraan lahiriyah dan batiniyah;
Tanggung jawab bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat;
Hanya berlaku untuk pemeluk agama Islam;
Non muslim dapat menundukkan diri.

Fungsi dan Peran Mahkamah Syariah:
Bahagian dari alat kelengkapan daerah (OTSUS)
Kehadiran Mahkamah Syariah jangan menakutkan
Memberi pendidikan melalui putusan dan pelayanan
Melahirkan rahmat bagi masyarakat
Memelihara independensi.

Anak 9 tahun mahir semua bahasa programer!

Su Lieyi (9), bocah laki-laki dari Taian City, Propinsi Shandong, dilaporkan sangat piawai dalam beberapa bahasa pemrograman.

Ia telah membuat website pribadi, mengembangkan perangkat lunaknya, dan mencapai tingkat college dengan autodidak, misalnya matematika, fisika, dan kimia.

Liu Xinxin, ibu Su Lieyi, dalam wawancara dengan surat kabar Qilu Evening News, bahwa Su memperlihatkan perhatian besar pada komputer sejak usia 7 tahun, ketika kali pertama diperkenalkan dengan komputer. Waktu itu, ia membelikan beberapa buku komputer tingkat dasar.

Dalam 2 tahun, Su menguasai lebih dari belasan bahasa pemrograman. Pada umur 8 tahun, ia belajar C language, VF (Visual FoxPro), VB (Visual Basic), VC (Visual C), VC++, BASIC, Pascal, PHP, JAVA, dan ASP (Active Server Page).

Menurut Liu, Su memanfaatkan beberapa perangkat lunak gratisan yang didapat di internet untuk mengembangkan sistem operasional miliknya. Ketika sebuah forum moderator memberi Su sebuah Microsoft recruitment assessment form untuk mengujinya. Ia memperoleh nilai 90.

Su menyelesaikan website-nya sendiri dalam waktu kurang dari satu bulan. Ia bilang, “Sebenarnya website adalah sebuah forum. Bertujuan memberitahu orang yang ingin berbagi ketertarikan yang sama dalam pemrograman.”

Sekarang Su belajar sendiri di rumah. Ibunya mengatakan bahwa saat usia 7 tahun, Su masuk kelas lima sekolah dasar untuk memperoleh pengenalan sekolah tetapi ternyata ia telah menguasai seluruh pengetahuan yang diajarkan di sekolah.

Ketika Su usia 8 tahun, ia masuk SMP. Ia dapat menjawab semua pertanyaan yang guru berikan. Sebuah kejutan bagi gurunya bahwa Su lulus ujian dengan nilai 100 untuk matematika dan nilai tinggi untuk bahasa Mandarin dan Inggris.

Liu kemudian memasukkan anaknya ke SMA. Bahan yang diajarkan di sekolah ini juga mudah bagi Su untuk dimengerti. Ia sering mendapat nilai 90 dibidang matematika dan ranking pertama dalam bidang fisika.
Saat ini Su mempelajari buku-buku tingkat perguruan tinggi seperti matematika lanjutan. Liu mengatakan, “Ia tidak pernah membaca keseluruhan buku. Ia sering memeriksa halaman isi buku dan membaca salah satu yang ia merasa tertarik. Kemudian membacanya dengan cermat sampai sepenuhnya mengerti isinya.

http://artikelmenarik-ku.blogspot.com/2009/05/anak-9-tahun-mahir-semua-bahasa.html